PETUNJUK PELAKSANAAN TES KEKUATAN OTOT TUNGKAI

A. Tes yang digunakan adalah tes kekuatan otot tungkai
1. Tujuan : untuk mengukur kekuatan otot tungkai.
2. Validitas : face validity
3. Reliabilitas : dengan tes-retes adalah 0,872.
4. Jenis kelamin : pria dan wanita.
5. Perlengkapan :
a. Leg dynamometer
b. Sabuk atau tali pengikat
c. Busur (pengukur sudut tekukan tungkai belakang)
d. Blangko dan alat tulis.
6. Pelaksanaan :
a. Jarum leg dynamometer diarahkan ke angka 0 (nol).
b. Subjek penelitian berdiri pada landasan leg dynamometer dengan kaki sejajar, badan tegak dan pandangan ke depan.
c. Dengan merendahkan badan, tekuk lutut dan membuat sudut 120o, selanjutnya sesuaikan panjang rantai dynamometer dan kuatkan tali pengikat atau sabuk di pinggang.
d. Dengan mengandalkan kekuatan otot tungkai, subyek melakukan tarikan dengan meluruskan tungkai.
7. Pencatatan Hasil:
a. Data atau skor kekuatan otot tungkai adalah angka yang tertera pada alat leg dynamometer dicatat pada 0,5 kg terdekat.
b. Data kekuatan otot tungkai yang dipakai adalah hasil terbaik dari 2 kali pengukuran.
c. Sebelum tes dimulai testi diberi pemanasan dan penjelasan tentang tes yang akan dilaksanakan, dan diberi contoh cara melakukannya.